MotoGP Mania – Dua seri
berturut-turut yakni MotoGP
Indianapolis dan MotoGP Misano
dikuasai oleh Dani Pedrosa.
Sedangkan sang pimpinan
kelasemen sementara, Jorge
Lorenzo terkesan tak mampu
mengimbangi rekan
senegaranya tersebut. Dalam dua
seri itu Lorenzo puas hanya
finish di depan rekan satu team-
nya, Valentino Rossi. Adakah X-
Fuera sudah mulai bermain
aman?
Usai memenangkan MotoGP
Brno, Lorenzo berada di atas
angin dalam kelasemen
sementara. Dia unggul 77 poin
atas Pedrosa. Dengan situasi ini,
jika pada 8 seri sisanya Pedrosa
selalu menang sedangkan
Lorenzo finish ke-3 maka The
Litle Spaniard akan mengurangi
gap poinnya dengan Lorenzo
sebanyak 9 poin tiap seri. Jika hal
ini terjadi, juara dunia MotoGP
2010 tetap akan berada dalam
genggaman rider Fiat Yamaha
itu, karena di seri terakhir dia
masih unggul 5 poin.
Masalahnya, apakah Lorenzo
puas dengan kemenangan model
begitu?
Sepertinya (dan semoga saja)
tidak. Tahun lalu rider bernomor
99 itu telah menunjukkan
fighting spirit yang luar biasa.
Sepanjang musim, hanya sekali
saja Lorenzo finish di luar
podium (MotoGP Sepang-finish
ke-4). Sisanya jika tidak ada di
podium, sudah pasti Por Fuera
tidak finish (DNF). Musim ini pun
Lorenzo masih layak untuk
berbangga. Selalu naik podium
pada 12 seri berturut-turut
bukanlah prestasi yang bisa
dianggap remeh.
Jadi perjuangan Pedrosa bakal
sis-sia nih?
Lawan Lorenzo saat ini boleh
dibilang memang cuma Pedrosa.
Selain seri pertama yang
dimenangkan Valentino Rossi, 11
seri berikutnya selalu dikuasai
oleh dua rider Spanyol itu.
Sayangnya, Pedrosa terkesan
“telat panas”. Rider team Repsol
Honda itu baru bisa memberi
perlawanan pada seri ke-4
(MotoGP Mugello). Selain itu
Pedrosa juga tak sekonsisten
Lorenzo. Kesalahan paling fatal
adalah tidak finish saat MotoGP
Laguna Seca.
Menjelang MotoGP San Marino
lalu, Pedrosa sempat
mengungkapkan kepada media
bahwa dirinya sudah tidak lagi
memikirkan titel juara dunia. Dia
hanya akan fokus mengejar
kemenangan demi kemenangan
tiap seri. Tampaknya semangat
nothing to loose Pedrosa ini
membuahkan hasil. The Litle
Spaniard bisa tampil tanpa beban
hingga akhirnya kemenangan
pun menyertainya. Jika hal ini
terus berlanjut, bukan tidak
mungkin bisa menjadi serangan
balik terhadap mental Jorge
Lorenzo.
Untuk mengetahui apakah Dani
Pedrosa sudah benar-benar bisa
tampil lepas tanpa beban dan
apakah Lorenzo tidak akan
semata-mata bermain aman
demi mengamankan poin,
MotoGP Mania bisa tau
jawabannya pada seri
mendatang yang berlangsung di
sirkuit Motorland Aragon akhir
pekan ini.
Selain bakal bermain di depan
publik Spanyol, sirkuit Aragon ini
merupakan sirkuit baru. Walau
beberapa rider papan atas
seperti Nicky Hayden, Dani
Pedrosa, Jorge Lorenzo, Andrea
Dovizioso dan Valentino Rossi
sudah pernah menjajal sirkuit ini,
namun kesemuanya tidak
memakai motor prototipe
MotoGP. Jadi tak ada team yang
punya data setingan untuk
sirkuit ini.
MotoGP Mania lihat saja seperti
apa penampilan duo rider
Spanyol beda team dan motor itu
beraksi di depan para
pendukungnya di Spanyol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
kritik,saran,info tentang pedrosa bisa email ke cinopembalap@gmail.com